Senin, 27 Februari 2012
tarif BB indosat gsm vs smartfren cdma
Minggu, 12 Februari 2012
kretek dan iman?
- Bolehlah, bila kita sebagai rakyat, bersikap nasionalis dan bela bangsa, tapi harus kita lihat apakah dengan merokok, khususnya rokok kretek, kita bisa menyelamatkan bangsa kita? Atau justru menjerumuskan bangsa kita dalam derita asuransi & biaya kesehatan yang tinggi sebagai akibat dari rokok. Mungkin Anda berpikir, apa salahnya dengan "jihad" yang saya lakukan? Tak masalah, bagi saya, selama "jihad" itu tak memaksa orang lain untuk ikut menanggung kerugian akibat "jihad" tersebut. Jika demikian, apa bedanya Anda dengan pelaku bom bunuh diri yang mengaku "jihad" juga tapi memaksa orang lain untuk mati bersamanya?
- Tembakau tak hanya ditanam dan menjadi hasil panen besar dari Indonesia. Lihat link: http://www.fotosearch.com/photos-images/tobacco-field.html. Jelas tampak bahwa ladang-ladang tembakau juga ada di Canada, America, Cuba, Spanyol, bahkan benua Eropa. Berikut daftar penghasil daun tembakau berdasarkan data 2005: Top Tobacco Leaf Producing Nations (2005)
- China ... 2.64 million tonnes (39.6% of world total 6.7 million tonnes)
- India ... 0.64 million tonnes (9.6%)
- Brazil ... 0.55 million tonnes (8.3%)
- United States ...0.47 million tonnes (7%)
- European Union ... 0.31 million tonnes (4.6%)
- Turkey ... 0.23 million tonnes (3.5%)
- Zimbabwe ... 0.22 million tonnes (3.3%)
- Indonesia ... 0.14 million tonnes (2.2%)
- Malawi ... 0.12 million tonnes (1.8%)
- Russia ... 0.09 million tonnes (1.4%)
- Demikian pula dengan cengkeh - yang membedakan rokok kretek dengan rokok lain-, yang tak hanya ada di Indonesia, tapi juga ada di Madagascar, Zanzibar, India, Brazil, dan negara-negara lain (http://www.mccormick.com/Spices101/SpiceFieldReports/Cloves.aspx). Jadi, penyerangan terhadap rokok, di balik dalih perang bisnis, tentu juga akan berakibat buruk bukan hanya bagi Indonesia.
- Kalau pun kita mau mengatakan bahwa sebagian besar tenaga kerja terserap dalam industri rokok: dari petani, pekerja pabrik, hingga tenaga-tenaga profesionalnya, bukankah kita juga masih bisa tetap mengusahakan produk selain rokok dari bahan baku tembakau dan cengkeh, sehingga banyak tenaga tersebut juga masih bisa tetap berkarya? some 77% of India's total tobacco output is used to make non-cigarette products such as tobacco pastes, chewing tobacco, dipping tobacco, snuff, snus, tobacco pasta (sometimes recommended as a treatment for wasp, hornet, fire ant, scorpion, and bee stings), tobacco water (a traditional organic insecticide used in domestic gardening). (http://en.wikipedia.org/wiki/Tobacco_products)
- How about cloves? Sama saja. Justru kita sebagai penghasil cengkeh terbesar di dunia seharusnya gembira karena lebih banyak produk selain rokok kretek, yang bisa dihasilkan dari cengkeh."People use the oils, dried flower buds, leaves, and stems to make medicine.
Clove is used for upset stomach and as an expectorant. Expectorants make it easier to cough up phlegm. Clove oil is used for diarrhea, hernia, and bad breath. Clove and clove oil are used for intestinal gas, nausea, and vomiting.
Clove is applied directly to the gums (used topically) for toothache, for pain control during dental work, and for a complication of tooth extraction called “dry socket.” It is also applied to the skin as a counterirritant for pain and for mouth and throat inflammation. In combination with other ingredients, clove is also applied to the skin as part of a multi-ingredient product used to keep men from reaching orgasm too early (premature ejaculation).
In foods and beverages, clove is used as a flavoring.
In manufacturing, clove is used in toothpaste, soaps, cosmetics, perfumes, and cigarettes." (http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/druginfo/natural/251.html). Rokok disebut terakhir, karena toh, tanpa rokok kretek pun, cengkeh sudah bisa dimanfaatkan untuk banyak kebutuhan.
Jumat, 27 Januari 2012
As a Secondhand Smoker, I Write This
Banyak orang merokok dengan banyak motivasi juga: ikut-ikutan teman, demi diterima dalam pergaulan, membunuh sepi, mencari inspirasi, gengsi, untuk kesenangan semata, dan sebagainya. Pernah aku lakukan polling di sebuah media social network tentang hal ini, hasilnya sampai 4 aug 2011:
- kebosanan: 10 org,
- inspirasi: 7 org,
- ikut mensejaterakan rakyat indonesia: 3 org,
- menjaga suhu tubuh tetap hangat: 2,
- kepengin bibir item: 2,
- mengantuk saat menyetir: 2,
- style/life style: 3,
- mengurangi resiko kegemukan: 1,
- menjaga ketrampilan jari: 1,
- pengin suara serak: 1,
- iseng: 1,
- curhat pd diri sendiri: 1,
- lapar: 1,
- nggak ada teman: 1,
- membuktikan bahwa rokok adalah pembunuh: 1
- Daripada menjadi warga Negara yang selalu jadi korban korupsi, lebih baik aku ikutan korupsi; atau..
- Daripada rumahku dirampok, lebih baik aku jadi perampok; atau..
- Daripada jadi pemakai jalan yang taat tapi selalu jadi korban para pelanggar lalu lintas, lebih baik aku ikut melanggar lalu lintas; atau..
- Daripada jadi orang baik yang selalu jadi korban orang tak baik, lebih baik aku ikut jadi orang tak baik.
- dampak-asap-rokok-bagi-perokok-pasif
- Efek-Tambahan-Asap-Rokok-di-Ruang-Tertutup-
- secondhandsmoke
- www.medicinenet.com/secondhand_smoke
Selasa, 24 Januari 2012
The Corrs - Would You Be Happier Lyrics
Lirik Lagu : The Corrs - Would You Be Happier Lyrics
And how it all began, I do (I do, I do, I do)
Did you ever dream you were the movie star
With popcorn in your hand, I did (I did, I did, I did)
Do you ever feel you're someone else inside
And no one understands, you are (you are, you are)
And wanna disappear inside a dream
But never wanna wake, wake up
And then you stumble on tomorrow
And trip over today
Would you be happier, if you weren't so un-together?
Would sun shine brighter, if you played a bigger part?
Would you be wonderful, if it wasn't for the weather?
You're gonna be just fine (you're gonna be just fine)
Are you not afraid to tell your story now
But everyone is gone, it's too late! (too late, too late, too late)
Why's everything you've ever said or done
Not the way you planned
mistake!
And so you promised that tomorrow
Be different than today
Would you be happier, if you weren't so un-together?
Would sun shine brighter, if you played a bigger part?
Would you be wonderful, if it wasn't for the weather?
You're gonna be just fine (gonna be just fine)
I think you're gonna be just fine...
You're gonna be just fine (fine)
So don't worry baby (don't worry baby)
You're racing for tomorrow
Not finished with today
Would you be happier, if you weren't so un-together?
Would sun shine brighter, if you played a bigger part?
Would you be wonderful, if it wasn't for the weather?
I think you're gonna be just fine (gonna be just fine)
Would we be happier, if we weren't so un-together?
Would sun shine brighter, if we played a bigger part?
Would we be wonderful, if it wasn't for the weather?
I think we're gonna be just fine (gonna be just fine)
I think you're gonna be just fine
(Don't worry baby)
You're gonna be just fine
(Don't worry honey)
You're gonna be just fine
(Don't worry baby)
You're gonna be just fine
Selasa, 03 Januari 2012
Doa Mengubah Segala Sesuatu
Ada di luar kemampuanku
Kuberdiam diri mencari Mu
Doa mengubah segala sesuatu
Saat kenyataan di depanku
Mengecewakan perasaanku
Kumenutup mata memandangMu
S’bab doa mengubah segala sesuatu
[REFF]
Doa orang benar bila didoakan
Dengan yakin besar kuasanya
Dan tiap doa yang lahir dari iman berkuasa menyelamatkan
S’perti mata air ditanganmu
Mengalir ke manapun kau mau
Tiada yang mustahil di mata Mu
Doa mengubah segala sesuatu
Selasa, 27 Desember 2011
micro - macro
Hari ini berita pelanggaran HAM lagi-lagi muncul. Kali ini kejadian di Pelabuhan Sape, Bima, Lombok. Polisi memberondong rakyat, yang dituding memboikot pelabuhan, dengan senapan laras panjang, bukan dengan arah vertikal sebagaimana layaknya peringatan tetapi demgan arah horizontal. Beberapa terluka, dipukuli, ditendang, dan ditangkap; 2 orang tewas. Kejadiannya 24 Desember 2011, tepat sehari sebelmu Natal. Latar belakangnya karena warga merasa tak pernah diajak negosiasi tentang rencana pendirian tambang emas di daerah yang tak jauh dengan perkampungan warga.
Pihak polisi mengaku telah melakukan negosiasi dengan warga pada 20 Desember 2011 dengan bukti beberapa foto dan video rekaman yang menunjukkan berpuluh Brimob berangkat naik sekitar 3 mobil Brimob dari markas dan turun dari mobil ketika telah sampai di lokasi sambil membawa laras panjang dan perisai anti peluru. Sebenarnya aku sangat heran, untuk apa polisi sebanyak itu dikerahkan dalam sebuah negosiasi, lengkap dengan senjata dan alat pengamannya? Jangan-jangan, benar apa yang disampaikan warga bahwa apa yang dilakukan pada tanggal 20 itu hanya sosialisasi, atau tepatnya, perintah untuk pengosongan area? Sebab, ketika wartawan datang mewawancara bupati yang menurunkan SK pemberian izin tambang emas itu, beliau bersikeras bahwa SK yang sudah turun tak dapat ditarik kbali atau dibatalkan jika tidak melanggar 3 hal. Jadi jelas SK sudah diturunkan dan negosiasi terlambat dilakukan.
Ketakutan warga menjadi traumatis sejak tragedi di Pelabuhan Sape terjadi. Ketakutan akan kehilangan tempat tinggal seperti kejadian yang belakangan marak diberitakan dari Mesuji, maupun Tulang Bawang, dan beberapa daerah lainnya; dan trauma akan tragedi berdarah yang menimpa rekan-rekan mereka maupun warga senasib di belahan Indonesia yang lain.
Inilah masalah micro yang terjadi belakangan ini: pelanggaran hak asasi manusia, kekerasan oknum, dan perampasan tempat tinggal. Issue yang selalu berusaha dihembuskan adalah pendangkalan dan bias terhadap isu utama. Pendangkalan hanya sebatas pelanggaran HAM atau kekerasan aparat, dan bias ke sebatas masalah sengketa lahan. Orang sibuk mengurus cabang dan ranting masalah sehingga lupa akan masalah utama, memang itulah harapan pihak-pihak tertentu.
Jadi, masalah utamanya apa? Sebenarnya, malu juga mengutarakannya, mengingat bangsa ini sudah merdeka dari penjajahan bangsa lain, dan dengan lantang menyatakannya pada 17 Agustus 1945 silam. Kini, harus diakui, inti dari semua masalah yang terungkap belakangan ini adalah uang, dengan kemasan yang hampir menyerupai penjajahan. Ya, penjualan kekayaan alam bangsa dengan mengorbankan bangsa sendiri. Bagaimana kita harus mengatakannya karena kenyataannya tak jauh berbeda dengan kolonialisme? Atau, secara macro mungkin lebih baik kalau dikatakan bahwa bangsa kita sedang tergerus roda globlisasi dan pasat bebas? Bagiku tak jauh berbeda, toh hasilnya sama: kerugian yang diderita warga.
Tapi, bukankah penjualan atau penyewaan kekayaan alam ke bangsa lain akan mendatangkan devisa, dan devisa juga nantinya berguna bagi rakyat juga. Lalu apa salahnya?
Pertanyaannya akan berujung seperti pada tulisanku yang lalu.
Bagaimana pun, semua aksi solidaritas yng muncul di berbagai wilayah Indonesia, baik oleh mahasiswa maupun oleh masyarakat kebanyakan, sangat menyentuh nurani. Kesetentakan dalam beraksi ini memgingatkan kita pada aksi serupa pada Mei 1998 tentunya, atau aksi pada tahun 1966. Solidaritas dan kemauan untuk kepedulian adalah sebuah modal awal yang sangat potensial untuk sebuah perubahan besar. Dengan sedikit koordinasi dan kesatuan aksi, aku optimis sedikit lagi bangsa ini akan sampai pada titik itu lagi. Aku sungguh berharap. All my salut for you all!


